Selasa, 22 Juli 2025

Mengembalikan Cahaya, dr. Jamaluddin, Sp.M(K) Menanamkan Lensa Buatan Bagi Pasien Warga Gaza

Kebaikan tidak mengenal batas. Mengembalikan Cahaya di Tengah Kegelapan Gaza, Ketua Tim EMT 3 BSMI untuk Gaza, dr. Jamaluddin, Sp.M(K), menanamkan lensa buatan bagi pasien asal Gaza yang mengalami gangguan penglihatan.

Di sela kesibukannya, beliau juga melayani pasien-pasien lain di Poli Mata RS Gaza—usaha kecil yang bermakna besar untuk memulihkan harapan mereka melihat kembali.

Setiap anggota Tim EMT 3 BSMI berjuang di Gaza sesuai bidang dan keahlian masing-masing, demi satu tujuan: meringankan derita saudara-saudara kita di sana.
Bersama dalam Misi Medis Dunia ke-38 dari rahmaworldwide.

Bersama, kita kirimkan cahaya harapan untuk Gaza. 

Rabu, 16 Juli 2025

Salurkan Bantuan Sosial berupa paket Sembako, BSMI Bondowoso Sambangi 2 Yatim dan 1 Lansia Dhuafa, Salah satunya penyandang disabilitas

Bondowoso- Ahad 13 Juli 2025, BSMI Bondowoso gelar Bakti Sosial dengan mengunjungi 2 anak yatim serta 1 lansia Dhuafa yang ada di Dusun Klampis Desa Kajar kecamatan Tenggarang serta Desa Alas sumur kecamatan Pujer.

Mohammad Ilal (10) tahun adalah warga desa kajar yang kini duduk di kelas 4 SD, ia kini tinggal bersama Ibu serta kakak laki-lakinya, Ilal juga mengalami patah tulang di tangan kirinya karena terjatuh. Saat dikunjungi dan diberi bantuan berupa sembako oleh BSMI ia sangat senang dan berterimakasih kepada donatur yang menitipkan.

Selain ILAL di Desa Kajar tepatnya dusun Klampis, relawan BSMI juga mengunjungi Mbah Busan 80 tahun, seorang Lansia Dhuafa yang tinggal sendiri disebuah rumah yang sangat tidak layak huni. Kepada Relawan BSMI ia juga berterimakasih dan mendoakan agar donatur yang memberi diganti rejeki yang lebih baik. 

Kegiatan Bakti sosial dilanjutkan ke pedalaman Desa Alas Sumur Kecamatan Pujer guna menyalurkan bantuan kepada Muhammad Rozak (10) tahun. Rozak yatim sejak usia 2 bulan, Kondisinya tidak seperti anak lain pada umumnya karena mengalami Hidrosefalus sejak lahir. Rozak hanya bisa berbaring di tempat tidur, digendong serta menggunakan kursi roda jika hendak keluar menikmati udara diluar rumah. Ibunya sangat berterimakasih kepada BSMI atas bantuan yang diberikan, ia mendoakan agar kebaikan donatur diberi ganti yang lebih besar serta segala urusan dan cita citanya diberi kemudahan oleh Allah SWT.

Senin, 14 Juli 2025

TIM EMT 3 BSMI BERHASIL MASUK GAZA

Emergency Medical Team (EMT) ke-3 untuk Gaza Alhamdulillah berhasil masuk Gaza melalui Amman, Yordania.
EMT ke-3 BSMI bergabung dalam misi medis ke-38 Rahma Worldwide (@rahmaworldwide )
Tim yang terdiri dari lima dokter spesialis dan satu dokter umum spesialisasi perawatan luka berhasil masuk Gaza pada Kamis (10/7) malam waktu setempat.
Mohon doanya dalam penempatan semua anggota EMT ke-3 BSMI akan ditempatkan di satu rumah sakit dan akan bertugas setidaknya dua pekan ke depan.

Kamis, 10 Juli 2025

EMT 3 BSMI FOR GAZA BERTEMU DUBES RI UNTUK YORDANIA

Emergency Medical Team (EMT) ke-3 untuk Gaza diterima Dubes RI untuk Yordania Bp Ade Padmo Sarwono di KBRI Amman, Rabu (9/7) sebelum menuju Gaza dalam misi medis bersama Rahma Worldwide.

EMT ke-3 BSMI melaporkan tugas dan personil yang akan bertugas di Gaza bersama delegasi dokter dari seluruh dunia dalam Misi Medis ke 38 dari RahmaWorldWide

Semoga Allah SWT memberikan kelancaran bagi seluruh dokter anggota EMT ke-3 BSMI dan bisa lancar dalam mengabdikan diri dalam misi medis di Gaza Palestina.

Rabu, 09 Juli 2025

UB Berangkatkan 2 Dokter FK Misi Kemanusiaan Ke GAZA

BSMI Kirim EMT ke-3 untuk Gaza, Fokuskan Misi pada Terapi Stem Cell untuk Penyembuhan Luka

Jakarta - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali mengirimkan Emergency Medical Team (EMT) ke-3 untuk Gaza sebagai bagian dari misi kemanusiaan berkesinambungan. EMT ke-3 ini dijadwalkan berangkat pada 8 Juli 2025 dan akan bertugas selama dua pekan di wilayah konflik yang masih mengalami krisis kemanusiaan berat.

Ketua EMT ke-3 BSMI untuk Gaza, dr. Jamaluddin, Sp.M(K) menyampaikan salah satu fokus Tim EMT ke-3 dalam penyembuhan luka agar ada kesinambungan dengan misi EMT BSMI sebelumnya.

Pada EMT ke-2 BSMI untuk Gaza, BSMI mengirim pakar stem cell dan penyembuhan luka Prof.Dr.dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS. Selain merawat korban luka di Gaza secara langsung, Prof Basuki juga menurunkan ilmunya kepada dokter residen dan dokter koas Palestina di RS Al Nasser, Khan Younis, Gaza.

"Maka agar ada kesinambungan, Tim ke-3 akan meneruskan program perawatan luka dengan stem cell karena memang kebutuhan perawatan luka adalah yang paling tertinggi saat ini dibutuhkan di Gaza," kata Jamaluddin.

Jamaluddin menambahkan, pelatihan dan edukasi tentang terapi stem cell kepada dokter dan perawat lokal Palestina menjadi bagian penting dari misi ini agar keberlanjutan penanganan luka dapat terjaga, meskipun tim medis Indonesia sudah kembali ke tanah air.

"Maka Tim EMT ke-3 juga akan melakukan perjanjian kerjasama untuk perawatan luka di dalam Gaza, ada transfer pengetahuan agar ke depan tenaga kesehatan di Palestina bisa mempraktikkan ilmu perawatan luka dengan stem cell ini," urainya.

Selain perawatan luka, lima dokter spesialis dan satu dokter umum akan bekerja dengan spesialisasi masing-masing. Nama-nama dokter yang tergabung dalam Misi EMT ke-3 BSMI untuk Gaza adalah:

1.dr. Jamaluddin, Sp.M(K) (Ketua Tim) (Spesialis Mata)
2.Dr. dr. Ristiawan Muji Laksono, Sp.An-TI, Subsp.M.N. (K), FIPP (Spesialis Anastesi)
3.Dr. dr. Mohammad Kuntadi Syamsul Hidayat, M.Kes., MMR., Sp.OT., Ph.D (Spesialis Ortopedi)
4.dr. Leny Suardi, Sp.OG (Spesialis Kandungan)
5.dr. Yenny Rachmawati, Sp.DV (Spesialis Kulit
6.dr. Desro Rivani (Dokter Umum Spesialisasi Perawatan Luka).